FAQ


1.    Berapa Lama Masa Bayar Tapro?


Masa bayar dibedakan antara masa bayar premi dan masa bayar biaya asuransi. Masa bayar premi ialah sesuai asumsi cuti premi, masa bayar biaya asuransi ialah selama masa perlindungan.
2.    Apa itu Cuti Premi?
Adalah rencana masa pembayaran premi, biasanya 5 tahun atau 10 tahun, atau sesuai yang keinginan nasabah. Setelah cuti premi, nasabah boleh tidak membayar premi dan perlindungan tetap berlaku selama saldo investasi tersedia cukup untuk membayar biaya asuransi dan administrasi.
3.    Apa itu Biaya Asuransi?
Ialah biaya yang dikenakan untuk manfaat dasar dan manfaat tambahan yang diambil. Biaya ini dikenakan selama masa perlindungan, yaitu sampai usia 100 tahun untuk maslahat dasar dan rider CI100, sampai usia 85 tahun untuk rider CI, sampai usia 70 tahun untuk rider CI+ dan Term Life, dan sampai usia 65 tahun untuk rider ADDB, TPD, Payor, dan Flexicare Family. Biaya asuransi dipotong otomatis dari nilai unit investasi.
4.    Kenapa mulai tahun ke-6 alokasi investasi jadi 105,26?
Ada kelebihan 5,26% adalah untuk menutupi selisih harga jual dan beli sebesar sekitar 5%. Jadi, sebenarnya alokasi investasi tetap 100%.
5.    Apakah pembuatan ilustrasi harus pakai top up berkala?
Tidak harus, tapi untuk memberikan manfaat asuransi dan investasi yang optimal, sebaiknya setoran dibagi dua: sebagian untuk premi berkala dan sebagian lagi untuk top up berkala.
Tapi pokok persoalannya bukan pada pemakaian top up berkala, melainkan padaunapplied premium (premi tidak terpakai). Untuk memberikan manfaat asuransi yang maksimal, unapplied premium harus dibuat seminim mungkin.
6.    Apa itu unapplied premium?
Ialah premi yang belum digunakan untuk mendapatkan manfaat asuransi.
7.    Bagaimana cara membuat ilustrasi yang baik?
Memaksimalkan manfaat asuransi dengan cara meminimalkan unapplied premium (premi tidak terpakai). Anggaran selebihnya dimasukkan sebagai top up berkala.
8.    Bolehkah dana investasi diambil dan mulai kapan?
Boleh, mulai tahun pertama pun bisa, asalkan nilai investasi telah terbentuk sehingga dapat dilakukan penarikan minimal 1 juta dengan menyisakan saldo minimal 2 juta.
9.    Klaim penyakit kritis itu tahap awal atau tahap akhir?
Untuk CI dan CI+, klaimnya tahap akhir. Untuk rider CI100, klaim mulai tahap awal.
10. Apa perbedaan yang syariah dan nonsyariah?
Perbedaan mendasar ialah dalam tiga hal: akad kontrak, penempatan biaya asuransi, dan penyaluran dana investasi. Untuk yang syariah, kontraknya berupa tolong-menolong di antara sesama peserta dalam menghadapi musibah. Dana investasi ditempatkan dalam instrumen yang sesuai syariah menurut ketentuan DSN (Dewan Syariah Nasional).
11. Kenapa dalam ilustrasi investasi ada tanda bintang tiga (***)?
Tanda *** menunjukkan saldo investasi tidak mencukupi lagi untuk membayar biaya asuransi dan administrasi. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal: Bayar premi tidak rutin, dana sering ditarik, atau kinerja investasi rata-rata rendah.
12. Apa yang harus dilakukan jika saldo investasi habis supaya proteksi tetap berlaku?
Ada tiga: melanjutkan membayar premi, melakukan top up tunggal, atau membayar biaya asuransi+administrasi saja.
13. Apa itu biaya akuisisi, berapa besarnya dan untuk apa?
Biaya akuisisi adalah biaya yang dikenakan untuk membeli polis. Biaya ini digunakan untuk pembuatan polis, surat-menyurat, biaya lapangan, dan komisi agen. Besarnya adalah 75% (tahun pertama), 40% (tahun kedua), 15% (tahun ketiga), 7,5% (tahun keempat dan kelima). Total 145% dari premi berkala.
14. Jika dalam setahun tidak ada klaim, apakah ada pengembalian premi?
Tidak ada. Premi yang kembali adalah sebesar nilai investasi yang ada. (Pertanyaan ini biasanya dikaitkan dengan manfaat asuransi kesehatan rawat inap yang klaimnya bisa berkali-kali dalam satu tahun dan tahun depan bisa klaim lagi. Di Tapro tidak ada rider askes)

0 komentar: